Alidina, Ketika melewati Jembatan Bengkenang, dan melihat Duplikasi Jembatan yang belum rampung

Manna, Bengkulu Selatan; Pembangunan Pengganti (Duplikasi) Jembatan Bengkenang hingga saat ini masih belum memuaskan, sementara untuk tutup tahun anggaran 2017 ini tinggal kisaran dua bulan. Dikhawatirkan pengerjaan pembangunan jembatan oleh PT.Adhityamulya Mitrasejajar belum akan selesai hingga akhir tahun 2017 ini.

Data terhimpun, pembangunan jembatan dengan anggaran Rp.15 Milyar itu, belum menampakan kemajuan yang memuaskan, hanya saja abutment kiri dan kanan jembatan yang sudah terpasang, untuk abutment tengah baru akan dikerjakan oleh pihak rekanan.

Salah seorang warga Bengkulu Selatan, Alidina (41) mengatakan, proyek dengan nilai Milyaran Rupiah ini jelas mengalami keterlambatan dan tidak akan tepat waktu untuk penyelesaiannya. Karena semestinya hingga saat ini pengerjaan jembatan tersebut sudah mencapai 70 %, namun kenyataannya baru diperkirakan 30 % saja.

“Menurut pengamatan saya, pengerjaan jembatan ini terkesan lambat, seharusnya volume perkerjaan hingga saat ini sudah m,encapai 70 % bahkan lebih, tetapi pada kenyataannnya hingga sekarang baru mencapai 30 % saja,”ujar Ali.

Ali juga mengatakan, meminta kepada pihak pelaksana proyek agar lebih mengoptimalkan pengerjaannya, mengingat batas akhir pembangunan jembatan tersebut hingga akhir Desember 2017.

“Secara fisik, jembatan memamng hampir rampung setengahnya, namun masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Dan PPK wajib untuk memberlakukan keterlambatan pekerjaan dengan Denda atau putus kontrak, bila pekerjaan tidak berjalan dengan apa yang ditargetkan,”ungkap Ali.(SAR)

incoming search terms:

  • kondisi jembatan bengkenang bengkulu