Perspektif sosial kemasyarakatan ada tiga penyakit sosial sangat besar dampak negatifnya yaitu; kemiskinan; ketidaktahuan serta keterbelakangan peradaban. Guna menaikkan daya tahan sosial agar terhindar dari tiga macam penyakit tersebut maka pendidikan dapat dijadikan vaksin sosial.

Demikian sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nasional, Muh Nuh, pada peringatan Hardiknas, 2 Mei 2013 dibacakan Sekpel Kopertis IX, Dr H Ibrahim Saman MM di halaman Kantor Kopertis Wilayah IX Sulawesi Jl. Bung Tamalanrea, Makassar.

Selain sebagai vaksin sosial, pendidikan juga merupakan elevator sosial untuk meningkatkan status sosial. Dua hal itu tandas Muh Nuh, melatarbelakangi tema Hardiknas 2013 yakni ‘’Meningkatkan Kualitas dan Akses Pendidikan‘’.

Tema itu, merupakan cerminan dan jawaban terhadap tantangan, persoalan dan harapan seluruh masyarakat dalam menyiapkan generasi lebih baik. Layanan pendidikan harus dapat menjangkau ke seluruh lapisan masyarakat sesuai prinsip pendidikan untuk semua, tanpa membedakan asal usul, status sosial, ekonomi dan kewilayahan.

Akses pendidikan ungkap Nuh, dipengaruhi ketersediaan satuan pendidikan dan keterjangkauan dari sisi pembiayaan. Pemerintah terus menerus menyiapkan ketersediaan satuan pendidikan yang layak terutama di daerah Terluar, Terbelakang dan Teringgal (3T).

Menteri mengajak kepada semua pencinta dunia pendidikan untuk bersama-sama membuka posko anti drop out atau anti putus sekolah pada awal tahun pelajaran nanti. ‘’Kita ingin memastikan agar anak-anak kita dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, terutama dari jenjang pendidikan dasar ke menengah.”

sumber: http://www.majalahcerdas.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.