Manna, Bengkulu; Minimnya sarana transportasi di lingkungan Dinas Pekerjaan umum (PU) Bengkulu Selatan tidak menyurutkan langkah para pengawas untuk terjun kelapangan mengawasi proyek pekerjaaan infrastruktur di Bengkulu Selatan. ”Ini memang bagian tugas kami, walaupun kami tidak diberikan kendaraan oprasional atau dengan kata lain kami harus menggunakan kendaraan pribadi,” kata salah seorang pengawas lapangan Dinas PU Bengkulu Selatan saat dijumpai reporter Radio Artha di ruangan kerja kasi pemeliharaan jalan dan jembatan.
Hasil pemantauan di lapangan memang benar adanya bahwa para pengawas ini sangat membutuhkan kendaraan oprasional terutama kendaraan roda dua berupa motor trail atau roda empat yang memiliki double gardan karena terkadang harus menempuh medan yang berat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PU Bengkulu Selatan Ir. Iskandar AZ saat dihubungi wartawan via telpon mengatakan,”bahwa memang di Dinas PU terutama para pengawas membutuhkan kendaraan oprasional dan ini akan kita usulkan, mudah-mudahan tahun depan (2017) sudah ada”.
“Dan bagi seluruh Desa di Bengkulu Selatan kiranya dapat segera mengusulkan untuk program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Masyarakat (PAMSIMAS) ke Dinas Pekerjaan Umum Bengkulu Selatan tentu dengan ketentuan- ketentuan yang dibutuhkan program, karena untuk satu unit Pekerjaan PAMSIMAS dianggakan Rp.350 juta dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan tentunya dibantu APBD Bengkulu Selatan,” Lanjut Iskandar.
Tujuan program Pamsimas adalah untuk meningkatkan akses layanan air minum dan sanitasi bagi masyarakat miskin perdesaan khususnya masyarakat di desa tertinggal dan masyarakat di pinggiran kota (peri-urban). Secara lebih rinci program Pamsimas bertujuan untuk:

    1. Meningkatkan praktik hidup bersih dan sehat di masyarakat;
    2. Meningkatkan jumlah masyarakat yang memiliki akses air minum dan sanitasi yang berkelanjutan;
    3. Meningkatkan kapasitas masyarakat dan kelembagaan lokal (pemerintah daerah maupun masyarakat) dalam penyelenggaraan layanan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat;
    4. Meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat;

Meningkatkan efektifitas dan kesinambungan jangka panjang pembangunan sarana dan prasarana air minum dan sanitasi berbasis masyarakat;

sarana air bersih

Sasaran program ini adalah kelompok miskin di perdesaan dan pinggiran kota (peri-urban) yang memiliki prevalensi penyakit terkait air yang tinggi dan belum
mendapatkan akses layanan air minum dan sanitasi.(SAR)