Jakarta – Detik.com  Penipuan online dengan modus ‘Nigerian Sweetheart’ kembali memakan korban. Seorang wanita berinisial NP (37) yang berprofesi sebagai guru menjadi korban penipuan tersebut. Uang ratusan juta rupiah miliknya pun raib.

Tindak pidana penipuan tersebut dilakukan oleh 3 orang tersangka, yakni seorang pria WN Nigeria berinisial ARC (32), dan 2 wanita berkebangsaan Indonesia yakni MM (20) dan RN (43).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono mengatakan, penipuan ini dilakukan komplotan tersebut melalui media sosial Facebook.

“Ditangkap 3 orang komplotan penipuan melalui Facebook dengan modus mengaku sebagai tentara Amerika melalui akun Facebook-nya,” ujar Awi Setiyono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Para tersangka ditangkap atas laporan korban dalam laporan resminya bernomor LP/2242/V/2016/PMJ/Ditreskrimsus tanggal 10 Mei 2016 lalu. Atas kasus tersebut, korban mengalami kerugian Rp 250 juta.

Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Suharyanto mengatakan, penipuan tersebut berawal ketika korban menerima permintaan pertemanan via Facebook dari seseorang dengan akun Eldho Markose sekitar Agustus 2015 silam.

“Dalam akun tersebut, tersangka ARC yang mengoperasikan Facebook akun Eldho Markose ini mengaku sebagai tentara Amerika dengan memasang foto-foto tentara Amerika berkulit putih,” ujar Suharyanto.

Setelah berteman, tersangka ARC akan melakukan komunikasi intensif dengan korban via Facebook Messenger. Dalama cerita rekayasanya itu, tersangka menggunakan bahasa Indonesia mengatakan berkisah kepada korban bahwa dia seorang tentara Amerika yang ditugaskan di Afganistan dan mendapatkan harta karun sekitak uang sebesar USD 1,5 juta.

“Tersangka juga mengatakan sedang mencari calon istri dan memikat korban dengan mengajaknya menikah, dan akan membawa harta karun tersebut ke Indonesia serta tinggal dengan korban di Indonesia,” terang Suharyanto.