Manna, Bengkulu Selatan; Peraturan Daerah (Perda) yang sudah disahkan pada tahun 2016 yang lalu, masih “terbengkalai” atau dengan kata lain masih belum ada tindak lanjutnya, sehingga Perda tersebut menjadi terabaikan.

“Hingga saat ini, masih ada beberapa Perda yang belum ditindak lanjuti atau ditegakkan, sehingga Perda tersebut sia-sia,”ujar Drs Gunadi Yunir, MM Anggota Komisi III DPRD Bengkulu Selatan.

Diterangkan Gunadi, sepertihalnya Perda tentang larangan merokok disembarang tempat, Perda tentang pengelolaan sampah dan Perda tenatng bantuan hukum bagi warga miskin, yang hingga saat ini terkesan “mubazir”.

“Usia Perda tersebut sudah satu tahun dari ketika disahkan, seakan-akan setelah disahkan langsung diheningkan atau ditutup. Padahal untuk mencetuskan Perda tersebut, sudah banyak anggaran Daerah yang dikeluarkan untuk terbitnya Perda,”terang Gunadi dengan nada kesal.

Dikatakannya, disatu sisi, DPRD Bengkulu Selatan dituntut untuk melahirkan Perda, namun pada kenyataannya setelah Perda yang dimaksud ada dan disahkan, belum juga ditindak lanjuti oleh OPD terkait.

“Yang paling berperan untuk menegakkan Perda adalah Satpol PP,”tegas Gunadi.(SAR)