Manna, Bengkulu Selatan; Musyawarah Perencaan Pembangunan tingkat Kecamatan (Musrenbangcam) Tahun Anggaran 2018. Acara yang dimulai dari Pukul 09.00 wib dengan serangkaian kegiatan seremonial sebagai tanda di bukanya Musrenbangcam di Pino Raya.

acara tersebut dihadiri oleh para Kepala Desa se Kecamatan Pino Raya, Para Ketua BPD dan anggota Se kecamatan Pino Raya, Tim 6 utusan masing-masing Desa, tokoh Masyarakat, Ketua DPRD Bengkulu Selatan, Kepala Bappeda mewakili Bupati BS, Danramil Pino Raya, Kapolsek Pino Raya, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD/SKPD), para Kabid OPD dan sejumlah undangan lainnya.

Ketua panitia pelaksana Musrenbangcam Pino Raya Achmad Darwinto, S.Sos, M.Si yang juga menjabat sebagai Sekretaris Camat Pino Raya dalam laporan panitia menyampaikan, kegiatan Musrenbangcam ini merupakan tindak lanjut dari Musrebangdes yang telah di laksanakan oleh setisap Desa di Pino Raya.

“Musrenbangcam ini bukan hanya kegiatan seremonial saja, namun lebih kepada perencanaan pembangunan di Kecamatan Pino Raya untuk Tahun Anggaran 2018 mendatang. Semua usulan yang telah tertuang dalam RPJMDes, ini akan kita sepakati bersama untuk disampaikan dalam Musrenbang Kabupaten pada Bulan Maret ini,”kata Achmad.

Camat Pino Raya Efredi Gunawan, S.STP, M.Si dalam sambutannya mengatakan, awalnya telah dilaksanakan Musrenbangdes di setiap Desa, untuk diketahui bersama, Kecamatan Pino Raya terdiri dari 21 Desa dan 2 Unit Perumahan Transmigrasi (UPT).“Dari Musrenbangdes, yang menjadi skala prioritas dalam pembangunan adalah infrastruktur, yang meliputi pembanunan jalan sentra produksi dan jalan usaha tani, namun tidak kalah pentingnnya adalah pembangunan pada bidang pendidikan, pelayanan dasar kesehatan serta pemberdayaan masyarakat,”papar Efredi.

Dijelaskan Efredi, pada tahun anggaran 2016, Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) di Kecasmatan Pino Raya senilai Rp.21.831.838.000,- sedangkan untuk tahun anggaran 2017 meningkat menjadi Rp. 25.214.170.000,-. Untuk itu, berdasarkan evaluasi Kecamatan dari Tahun Anggaran 2015 hingga Tahun Anggaran 2016, penggunaan ADD dan DD hanya diterapkan untuk Infrastruktur, dan untuk tahun anggaran 2017 ini diharapkan lebih kepada pendidikan, Pelayanan dasar kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat.

“Jika tahun – tahun sebelumnya penggunaan ADD dan DD diterapkan pada pembangunan infrastruktur, maka untuk tahun 2017 ini diharapkan lebih kepada BUMDes, dan pelayanan dasar Kesehatan serta Pendidikan. Hal ini mengacu pada Permendes Nomor 22 Tahun 2016,”terang Efredi.

Musrenbangcam Pino Raya yang dibuka langsung oleh Bupati namun diwakili oleh Kepala Bappeda Bengkulu Selatan Nurmansyah Samid, MM, pada sambutannya menyampaikan sambutan tertulis Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH. Pada intinya dalam sambutan tersebut menghimbau kepada seluruh Camat di Bengkulu Selatan agar cepat tanggap, dan melakukan pembinaan terhadap Aparatur Desa namun tetap mengacu pada Permendes Nomor 22 Tahun 2016.

“Musrenbangcam Pino Raya secara Resmi dinyatakan Dibuka. Dan selaku Kepala Bappeda Bengkulu Selatan menghimbau kepada seluruh Kepala Desa, bahwa Musrenbangcam ini adalah salah satu sarana untuk menyampaikan rencana pembangunan yang akan disingkronisasikan dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), apa pun yang sudah tertuang dalam usulan hari ini, itu bukan harga mati,”ujar Nurmasyah.

Sementara itu Ketua DPRD Bengkulu Selatan Yevri Sudianto pada kesempatan itu mengatakan, DPRD sesuai dengan Tugas Pokok Dan Fungsinya sebagai Pengawasan jalannya pembangunan dan fungsi anggaran, maka telah didelegasikan kepada semua Anggota DPRD Bengkulu Selatan untuk kembali ke Dapilnya Masing-masing dalam hal menjadi nara sumber pada Musrenbang.(SAR)