Manna, Bengkulu Selatan ; Setelah mendapat Surat dari pengawas tekhnis PU yaparin tanggal 1 September yang lalu , pada intinya meminta PT.PKA untuk segera melakukan pembuatan cesdam, tanggul, dan grip serta untuk memperbaiki jalan yang rusak akibat lalu lintas armada angkutan normalisasi dan pengurangan armada angkutan, hal ini sudah dilaksanakan oleh PT.PKA.
Kegiatan normalisasi yang dilakukan oleh PT.PKA di Desa Darat Sawah Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan dengan luas area panjang 1.100 meter, lebar 100 meter dan kedalaman pengerukan 2 meter, sementara dalam pengajuan untuk kedalaman 3 meter. Hal ini disampaiakan Yaparin selaku pengawas tekhnis dari Dinas PU Bengkulu Selatan ketika dijumpai awak media dilokasi normalisasi.
“Pada dasarnya pengajuan kemarin untuk kedalaman pengerukan sedalam 3 meter, namun setelah realisasi tidak mungkin akan melakukan pengerukan sedalam itu, maka saat ini pengerukan alur hanya sedalam 2 meter saja,”ujar Yaparin.
Diatambahkan yaparin, pihak PT.PKA saat ini (9/9) telah melakukan sesuai dengan ketentuan normalisasi. Pembuatan tanggul yang masih dalam tahap pengerjaan sepanjang 1.100 meter, pembuatan cesdam dengan ketinggian 3 meter dan lebar 3 meter.
Pengerjaan normalisasi yang dikerjakan oleh PT.PKA memang banyak menuai pro dan kontra terhadap kegiatan yang baru dilaksanakan selama satu bulan ini. Pihak PT.PKA ketika dikonfirmasi menyatakan semua ketentuan untuk normalisasi sedang dilaksanakan, seperti halnya pembuatan tanggul, cesdam, dan grip. Hal ini disampaikan oleh Direktur PT.PKA Hengki Erta Noplin.
Dijelaskan Hengki, untuk pembutan grip mengarahkan alur sungai akan dilakukan dengan sistem pengecoran atau di beton bukan sperti yang disangkakan selama ini yaitu pemasangan bronjong.
“Kita akan cor untuk pembutan grip agar menjadi lebih tahan dan hasilnya pun lebih bagus, bukan dengan pemasangan bronjong,”terang Hengki.
Ditambahkan Hengki, kegiatan normalisasi ini sangat direspon oleh beberapa masyarakat Desa setempat hal ini dibuktikan dengan dipekerjakannnya beberapa orang warga Desa Darat Sawah sebagai karyawan di PT.PKA khusus dilokasi normalisasi. Artinya PT.PKA telah membantu Pemerintah Daerah untuk mengurangi pengangguran yang ada di Bengkulu Selatan.
Pemantauan secara langsung media cetak dan elektronik di lokasi normalisasi, membuktikan bahwa saat ini PT.PKA sedang melakukan pembuatan tanggul, persiapan awal pembuatan cesdam dan grip dengan menyetel besi untuk cesdam dan grip agar mendapatkan hasil yang maksimal. Ketika dilokasi Normalisasi awak media secara kebetulan bertemu langsung dengan Direktur PT.PKA yang sedang mengawasi pengerjaan pembuatan tanggul.
“Kita melakukan sesuatu pekerjaan tidak asal-asalan, tetapi tentu dengan kajian teknis yang mendalam hingga bisa menuai hasil yang maksimal dan masyarakat tidak terkena bencana abrasi serta menimbulkan dampak terhadap warga yang lainnya,”tegas Hengki.
Memang dalam pengerjaannya sedikit agak terlambat untuk pembuatan tanggul, cesdam dan grip, hal itu disebabkan banyak material yang masih dalam pemesanan seperti besi, semen dan tenaga pekerja. Namun sekarang bisa dilihat bahwa semua itu sedang dalam proses awal pengerjaannya,”tutup Hengki.(SAR)