Manna  Bentuk Selatan,  Kegiatan Normalisasi sungai Air Nipis di Desa Darat Sawah, Seginim memberikan kontribusi bagi keuangan daerah. Karena saat ini PT Pesona Karya Abadi (PKA) selaku pelaksana normalisasi telah menyetorkan pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 29,4 juta. 

“Kami sudah setor PAD dari kegiatan normalisasi Rp 29,4 juta,” kata Direktur PT PKA, Hengky.
Menurut Hengky, PAD yang disetor sudah dua kali, pertama 1 Agustus 2016 lalu, saat kegiatan normalisasi baru berjalan 6 hari, material yang berhasil diangkut 98, 5 kubik dengan PAD sebesar Rp 240 ribu. Lalu setoran kedua pada 8 Agustus 2016 lalu, material yang berhasil diangkut sebanyak 11.500 kubik, PAD yang disetor sebesar Rp 29.210.000. Sehingga total material yang sudah berhasil diangkut sebanyak 11.598, 5 kubik dengan total PAD yang disetor sebesar Rp 29.450.000.
“PAD ini  kami setorkan ke bagian ESDM dinas Kehutanan dan ESDM BS,” ujarnya.
Ditambahkan Hengky, besaran PAD yang disetorkan tersebut berdasarkan peraturan daerah tentang  pajak pertambangan. Sehingga setiap kubik material batu yang diangkut dikenakan pajak Rp 2.540.  Dengan pekerjaan yang panjangnya 1,1 km dan lebar 100 meter serta kedalaman 2 meter. Hengky memperkirakan PAD dari kegiatan normalisasi setelah alur sungai dikeruk diperkirakan mencapai sekitar Rp 500 juta.
“Dengan volume kegiatan dan material sebanyak 200 ribu kubik, maka PAD dari kegiatan normalisasi ini sebesar Rp 500 juta,” ujarnya.
Hanya saja, sambung Hengky, untuk penyetoran PAD ke kas daerah tersebut, akan dilakukannya sekitar 1 bulan sekali, atau minimal material yang diangkut sudah banyak.
“Untuk penyetoran PAD kami akan upayakan satu bulan sekali hingga kegiatan selesai,” demikian Hengky. (SAR)