Manna, Bengkulu Selatan; Guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Bengkulu Selatan, Kepala Dinas Kesehatan M.Redwan Arif, SKM, M.Kes melakukan pengawasan ketat terhadap kinerja Kepala puskesmas dan tenaga medis yang ada di Bengkulu Selatan.

“Agar kesehatan bagi masyarakat ini lebih diperhatikan, kami akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap seluruh kinerja Kepala Puskesmas dan tenaga medis yang dibawah naungan Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan,’ujar Redwan Arif.

Diterangkan Redwan, pihaknya sudah melakukan pengawasan untuk tiga Puskesmas yaitu Puskesmas M.Taha, Puskesmas Kota Manna, dan Puskesmas Pasar Manna dan selanjutnya kami akan melakukan pengawasan ke sejumlah puskesma yang ada di Bengkulu Selatan.

“Dari pantauan kami setelah melakukan kunjungan ke Puskesmas M.Taha, banyak terjadi penumpukan tenaga Medis, untuk itu kedepan akan segera kita evaluasi kembali agar tenaga medis yang ada bisa merata di seluruh puskesmas di Bengkulu Selatan,”kata Redwan.

Pengawasan ini merupakan salah satu langkah untuk mengetahui jumlah tenaga kesehatan yang ada di puskesmas agar tidak terjadi penumpukan tenaga kesehatan di satu puskesmas maupun puskesmas pembantu.

Menurut Redwan, Puskesmas merupakan ujung tombak bagi kesehatan Masyarakat, oleh karena itu puskesmas sangatlah penting dan tidak ada alasan puskesmas itu tutup sebelum jam kerja habis.

“Puskesmas itu wajib aktif selama jam kerja dan tenaga kesehatan pun harus selalu standby, bukan hanya dokter namun bidan pun harus selalu siap untuk pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Apalagi Bidan Desa harus stanby betul,”tegas Redwan.

Bila terjadi adanya bidan Desa yang tidak standby di Desa tempatnya bertugas, maka akan diberikan peringatan dan bilamana peringatan ini tidak di indahkan maka yang bersangkutan akan di laporankan ke Kementerian Kesehatan.(SAR)