Manna, Bengkulu Selatan; DPRD Kabupaten Bengkulu Selatan akhirnya mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ketenteraman Masyarakat Dan Ketertiban Umum (Trantibum) dalam Rapat Paripurna yang digelar hari ini.(30/04).

Rapat Paripurna yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkulu Selatan Yevri Sudianto yang didampingi Wakil Ketua I Susman Hadi, SP.MM dan Wakil Ketua II Drs.Yunadi yang dihadiri oleh Anggota DPRD Bengkulu Selatan sebanyak 18 orang, Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH, Penjabat Sekretaris Daerah Ir.Nurmansyah Samid, Sekretaris DPRD Aswan, SH, FKPD, Para Kepala OPD, Asisten I, II, dan III Sekretariat Daerah, pejabat Esselon III, serta para Camat Se-Kabupaten Bengkulu Bengkulu Selatan dan sejumlah undangan lainnya.

Dodi Martian, S.hut, selaku juru bicara Komisi I DPRD Bengkulu Selatan menyampaikan bahwa dari beberapa isi pokok Perda Trantibum terjadi beberapa perubahan, diantarnya mengenai larangan menjual dan mengkonsumsi Tuak, serta larangan tentang penyalahgunaan obat batuk jenis Komix dan Lem. Bukan hanya itu, termasuk tentang retrebusi parkir di pinggir jalan umum serta tentang izin untuk berjualan ditempat umum seperti ditaman dan lokasi obyek wisata lainnya sehingga bisa tertata dengan rapi dan indah.

“Semua isi dari Perda Trantibum mendapat dukungan dari seluruh fraksi di DPRD dan Pemerintah Daerah serta sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku,”ujar Dodi Martian diakhir penyampaiannya dalam Rapat Paripurna DPRD Bengkulu Selatan.

Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH dalam pandangan Pemerintah Daerah tentang pengesahan Perda Trantibum, ssangat mengapresiasiproses pembahasan yang dilakukan Komisi I DPRD bersama Fraksi dan Pemerintah Daerah, sehingga PERDA TRANTIBUM dapat diselesaikan dengan baik.

“Setelah PERDA TRANTIBUM di SAHKAN, ini menjadi dasar hukum yang kuat untuk menjaga kestabilan keamanan, kenyamanan, dan ketentraman masyarakat sehingga dapat mencapai Bengkulu Selatan “EMAS”. Dengan harpan PERDA ini dapat dioptimalkan dalam kehidupan masyarakat Bengkulu Selatan,”Demikian Dirwan.(SAR)