Bengkulu Selatan, Bengkulu; Rapat Paipurna istimewa DPRD Bengkulu Selatan hari ini (16/8/2016) dalam rangka mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rapat bersama MPR, DPR RI dan DPD RI di ruangan gedung Nusantara tahun 2016.

Rapat paripurna DPRD Bengkulu Selatan dipimpin langsung oleh ketua DPRD Yevri Sudianto, didampingi Wakil Ketua I Susman Hadi, SP, MM, Wakil Ketua II Drs.Yunadi. Serta dihadiri oleh 19 orang anggota DPRD BS, Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH, Wakil Bupati Gusnan Muladi, SE, MM, Seluruh FKPD dan Kepala SKPD, Ketua Tim Penggerak PKK BS, Ketua Dharmawanita Persatuan BS, Para Camat dan kabag di jajaran Pemkab BS, serta tokoh masyarakat.

Setelah dibuka oleh ketua DPRD Bengkulu Selatan, acara dilanjutkan dengan bersama-sama mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI dalam rapat bersama MPR, DPR RI dan DPD RI melalui layar lebar yang merelay stasiun televisi Republik Indonesia.Ada tiga agenda penting yang bakal dijalani Presiden Jokowi.

Pertama, Presiden bakal menyampaikan pidato kenegaraan tentang laporan kinerja lembaga negara di hadapan sidang tahunan MPR RI 2016. Acara tersebut digelar sekira pukul 09.00 WIB. Dalam acara ini, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan juga dijadwalkan akan memimpin pembukaan dan penutupan sidang.

Dalam pidato kenegaraannya Presiden Joko Widodo mengapresiasi kinerja lembaga tinggi negara. Salah satunya mengapresiasi komitmen DPD yang mendukung tax amnesty. Sebagai katalisator pembangunan fisik dan sosial, Pemerintah berkomitmen melakukan deregulasi dan debirokratisasi. Regulasi yang membingungkan harus disederhanakan dan prosedur yang rumit harus dipangkas.

Pada sidang Bersama MPR, DPR RI dan DPD RI setidaknya ada 10 poin penting dalam pidato kenegaraan yang disampaikan presiden dalam Sidang Tahunan Bersama DPR dan DPD. Diantaranya adalah presiden memastikan untuk menggunakan uang negara sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat dengan memangkas anggaran yang tidak perlu, presiden juga menginginkan adanya diplomasi yang lebih kuat dan kerjasama ekonomi antar negara yang lebih kuat.

Kedua, Presiden juga dijadwalkan menyampaikan pidato kenegaraan dalam sidang bersama DPR RI dan DPD RI terkait peringatan HUT RI ke-71.

Ketiga, Presiden akan berpidato terkait RUU APBNP 2016 dan penyampaian nota keuangan. Dalam kesempatan ini, Ketua DPR RI Ade Komarudin juga bakal berpidato sekaligus membuka masa persidangan I DPR tahun sidang 2016-2017. Sidang tahunan 2016 ini akan berakhir sekira pukul 16.00 WIB.(SAR)