Bengkulu Selatan, Bengkulu; Perang terhadap Narkoba bukan hanya semboyan belaka, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bengkulu Selatan dengan berbagai cara dan kesempatan untuk mensosialisakan bahaya menggunakan narkoba.
Kepala BNNK Bengkulu Selatan AKBP Ali Imron mengatakan bahwa berdasarkan catatan nasional 30 samapai 50 oarang meninggal dunia karena narkoba setiap harinya, oleh sebab itu dikatakan Darurat Narkoba.
“sudah mencapai pada tahap yang sangat memperihatinkan bagi pencandu narkoba. Karena dari catatan secara nasional sudah mencapai 30 hingga 50 orang meninggal dunia setiap hari karena mengkonsumsi narkoba,”ujar Ali.

Bupati BS dan Kepala BNNK BSLebih lanjut Ali Imron menambahkan, jangan takut untuk memberikan atau menyampaikan informasi bila disekitar lingkungan kita terjadi peredaran narkoba. Dan untuk para pecandu narkoba jangan takut, karena akan direhabilitasi secara gratis.

“Para pengguna narkoba hanya ada tiga pilihan yaitu masuk penjara, masuk rumah sakit, atau masuk kuburan. Dan bila ingin direhabiltasi tentu masuk rumah sakit, contohnya saat ini ada satu orang yang direhabilitasi,”ucap Ali.
Menurut Kepala BNNK Bengkulu Selatan kecanduan narkoba itu adalah penyakit dan bukan aib. Maka penyakit ini harus diobati dengan cara direhabilitasi.
Hal senada juga disampaikan Bupati Bengkulu Selatan untuk menyatakan Perang terhadap narkoba dengan menempelkan stiker anti narkoba di pintu masuk gedung pemuda manna.(SAR)