Manna, Bengkulu Selatan; Kepiawaian Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan dalam mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah Bengkulu Selatan kembali membuahkan hasil. Kali ini dua orang pria berinisial JA (26) warga Rt.02 Kelurahan Kayu Kunyit Kecamatan Manna dan MI (38) warga jalan R.Ali Muchtar RT 03 Kelurahan Adiyaksa Barat Kecamatan Karawang Jawa Barat yang tinggal di Mess salah satu Perusahaan di Kota Manna. Keduanya adalah karyawan di salah satu perusahaan swasta di Kota Manna.

Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Ordiva, S.IK melalui Kasat Resnarkoba Iptu Ahmad Kairuman, SE ketika dikonfirmasi (23/01), diruang kerjanya mengatakan, dari kedua tersangka JA dan MI diamankan satu paket kecil narkoba jenis sabu-sabu seberat 0,17 gr, 1 unit Handphone dan 1 buah Bong sebagai alat hisap.

“Kedua tersangka sudah diamankan Mapolres Bengkulu Selatan bersama beberapa alat bukti, dari keterangan keduanya bahwa barang tersebut untuk dikonsumsi sendiri terutama ketika melakukan lembur kerja, ”ujar Ahmad Kairuman.

Dilanjutkan Ahmad, Keduanya dtangkap Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan pada hari Rabu dini hari (18/01) sekira pada pukul 01.00 wib. Ketika di tangkap kedua tersangka ini mengendarai sepeda motor Yamaha jenis mio dengan BD 2739 BR yang dihentikan oleh Anggota Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan dan langsung dilakukan penggeledahan. Sayangnya ketika digeledah, Anggota tidak menemukan barang bukti, lalu Anggota Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan bersama kedua tersangka menyusuri jalan yang dilalui oleh kedua tersangka, sehingga ketika berjarak lebihkurang 2 km dari lokasi penghentian kedua tersangka, didapati satu paket kecil yang diduga sabu-sabu terbungkus plastic berwarna bening yang terletak didalam bungkus kotak rokok yang diduga telah dibuang kedua tersangka.

Menurut Ahmad Kairuman, dari hasil pemeriksaan, keduanya mengakui bahwa barang tersebut milik mereka yang dibeli oleh salah seorang Bandar yaitu FE warga Desa Coko Enau Kecamatan Kaur Utara Kabupaten Kaur. Sebelumnya JA dan MI telah memesan barang dengan mentransferkan uang ke rekening FE dan diberikan peta posisi letak barang. Transaksi dilakukan sebelum FE diamankan oleh Mapolres Bengkulu Selatan.

Diketahui FE diamankan Satresnarkoba Polres Bengkulu Selatan di depan BRI unit Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur pada Senin (16/01).

“Kedua tersangka JA dan MI akan dijerat pasal 112 UU nomor 35 tahun 2009 dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun penjara atau denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 Milyar,”demikian Ahmad.(SAR)