Manna, Bengkulu Selatan; Apabila tidak mengembalikan uang yang hilang beberapa bulan yang lalu akibat kelalaiannya, Kepala Desa (Kades) Histirman Desa Rantau Sialang Kecamatan Kedurang Kabupaten Bengkulu Selatan (BS) terancam dicopot dari jabatan. Karena uang tersebut merupakan uang negara yang berasal dari Dana Desa (DD). Hal ini di sampaikan Kepala Inspektorat Daerah BS Drs.H.Ismawan kepada sejumlah awak media.
“Bila uang DD yang hilang tidak di kembalikan, maka Kades terancam dicopot dari jabatannya. Karena hilangnya uang atas kelalaian Kades sendiri,”tegas Ismawan.
Dikatakan Ismawan, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) sedang dalam proses. Terhadap Kades sudah dilakukan pemeriksaan pasca kehilangan.
Hingga saat ini Kades belum dapat mengembalikan uang. Dengan kata lain Kades belum bisa mempertanggungjawabkan atas kehilangan uang tersebut. Apabila masih tidak mengganti uang yang hilang Kades terancam diberhentikan dari jabatan. Namun semuanya diserahkan pada Bupati BS H Dirwan Mahmud, SH.
“LHP masih dalam proses. Kita masih memberikan tenggang waktu. Bila mana belum juga mengembalikan uang tersebut maka akan disanksi dengan tegas. Namun semuanya kita serahkan pada Bupati apa sanksi yang harus diterima Kades,”ujarnya.
Sekedar diketahui, (14/6) sekitar pukul 11.30 WIB, Kades dan bendahara kehilangan uang DD sebesar Rp 175 juta saat parkir di depan conter cell di Jalan Trip Kastalani Rt/01 Rw/02 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Manna. Saat parkir uang yang berada di mobil disikat maling. Namun warga yang ada disekitar tidak ada yang tahu pasca kejadian tersebut. Kronologisnya, Kades berangkat dari rumahnya menggunakan mobil carry 1.500 CC dengan plat BD 9592 BD bersama bendaharanya Zulian. Keduanya menuju Bank untuk mencairkan DD sekitar pukul 11.00 WIB. Uang dari Bank BPD dibuat dua amplop oleh petugas Bank. Amplop tersebut yang satu berisi Rp 175.000.000 dan satunya lagi berisi Rp 170.260.0000. Uang dimasukan didalam kantong plastik berwarnah hitam. Kemudian uang disimpan dilaci mobil depan sebelah kiri supir.
Diperjalanan kades dan bendahara pergi ke Conter Cell di Rt 01 Rw 02 Kelurahan Kampung Baru Jalan Trip Kastalani Pasar Ampera Kecamatan Kota Manna. Ia turun dari mobil bersama bendahara menujuh conter untuk memperbaiki HP Nokia yang sedang rusak. Kades yakin uang tersebut aman karena sebelum turun ia mengonci pintu mobilnya. Mobil terparkir berseberangan dengan conter. Terpaksa kades dan bendahara menyebrang jalan ke conter. Dan tidak lama ia dan bendaharanya kembali kemobil ternyata pintu mobil sebelah supir tidak terkunci lagi. Karena curiga ia langsung membuka laci mobil ternyata uang satu amplop yang berisi uang Rp 175.000.000 juta sudah tidak ada lagi dilaci mobil. Atas kejadian tersebut ia bersamama bendaharanya langsung melapor ke Polsek Kota Manna.(SAR)