Manna, Bengkulu Selatan; Tim Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Kabupaten Bengkulu Selatan hari ini (16/10) menggelar rapat bersama Kepala OPD, Bupati, Plt.Sesda, Wakil Bupati serta para sisten dilingkungan Pemda Bengkulu Selatan.

Dalam rapat tersebut disampaikan bahwa serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kabupaten Bengkulu Selatan hingga bulan Oktober ini baru mencapai 60,07%. Dari total APBD 957 Milyar baru terealisai sebesar Rp.585 Milyar, sehingga APBD Kabupaten Bengkulu Selatan Tahun Anggaran 2017 ini masih tersisa sebesar Rp. 389 Milyar.

Mengingat tahun 2017 akan berakhir dalam kurun waktu 2,5 bulan mendatang, Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud meminta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat memaksimalkan anggaran yang masih tersisa.

“Penggunaan Anggaran yang sudah mencapai 60,07 % itu sudah sangat lumayan, namun kedepan saya berharap pada setiap kegiatan proyek di Bengkulu Selatan tidak ada lagi istilah bayar-bayaran sehingga pekerjaan proyek tersebut dapat maksimal. Ingat sekarang lagi musim OTT, harpan saya OTT ini tidak terjadi di Bengkulu Selatan,”ujar Dirwan.

Bukan hanya itu, dengan tegas juga Bupati meminta kepada OPD terkait untuk dengan segera memproses pembayaran dengan pihak rekanan, karena berdasarkan laporan ditemukan adanya keterlambatan pembayaran beberapa pekerjaan proyek, sementara pekerjaan tersebut sudah selesai 100 %.

“Proses pembayaran kepada pihak rekanan harus dipercepat karena pekerjaan mereka sudah selesai, jangan sampai merugikan pihak ketiga (rekanan). Seperti penjelasan Kepala Dinas Dikbud Bengkulu Selatan, pekerjaan sudah selesai 100 % namun pembayaran belum selesai,”demikian Dirwan.(SAR)