Manna, Bengkulu Selatan; Terkait dengan hasil dari Sidak anggota Komisi III DPRD Bengkulu Selatan di lapangan pada hari Selasa (17/01) kemarin, pengerjaan Hotmix dinilai tidak maksimal dan diduga tidak sesuai spesifikasi. Rombongan Komisi III DPRd BS yang langsung dipimpin oleh WakilKetua II Drs.Yunadi diikuti oleh ketuia Komisi III Isurman, Sekretaris Komisi III Yadera Su’id beserta anggota komisi III DPRD BS Abdul adi, Dahun Rosyadi, Junianto dan Kepala Dinas PU BS Suhadi, ST, Kabid Bina Marga, dan Kontraktor.

Menyikapi banyaknya temuan tersebut, Sekretaris Komisi III yang juga mantan Kadis PU Yadera Suid merasa prihatin. Menurutnya, proyek tersebut bisa bermasalah kalau sampai diusut. Yadera menduga, pengaspalan yang dilakukan tidak sesuai teknis sehingga hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan. Keterlambatan pekerjaan juga membuat sisa DAK sebesar Rp 28 miliar dari total Rp 70 miliar tidak bisa turun, karena pihak kementerian tidak mau mencairkan sisa DAK tersebut.

Terpisah salah seorang Kontraktor yang negerjakan Jalan Hotmix di Desa Tanjung Menang Kecamatan Seginim ketika dihubungi via telpon tadi siang (18/01) terkait dengan temuan DPRD tersebut mengatakan, dalam waktu dekat akan mengajak anggota DRPRD Bengkulu Selatan dalam hal ini untuk duduk bersama agar tidak terjadi kesalah pahaman terhadap hasil pengerjaan proyek tersebut.

Ferry Setiawan alias Ferry No, seorang direktur dari CV.citra Kirana mengklaim bahwa apa yang sudah dikerjakannya di Desa Tanjung Menang tentang Proyek Hotmix yang Menelan dana Hingga Rp.1,2 Milyar itu sudah sesuai dengan ketentuan dan spesifikasinya.

“Saya berharap bisa duduk bersama anggota DPRD Bengkulu Selatan untuk sheering terhadap paket proyek yang saya kerjakan di Desa Tanjung Menang. Agar semuanya bisa jelas. Dan saya tidak mau pekerjaan saya dibanding-bandingkan dengan pekerjaan orang lain,”tegas Ferry.

Dilanjutkan Ferry, ketika duduk bersama nanti dengan anggota DPRD BS, saya akan menyampaikan tentang pekerjaan yang telah dilaksanakan. Dan bila mana apa yang dikerjakan itu ada yang salah, tolong nantinya anggota DPRD dapat memberikan bagaimana contoh yang benar dalam hal pengerjaan Hotmix.(SAR)