Artha Radio Bengkulu – Untuk memajukan Sepak Bola Indonesia Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi akhirnya mengumumkan nama-nama anggota Tim 9. Di antara sembilan nama yang diumumkan, hanya ada satu mantan pemain nasional sepak bola yaitu Ricky Yakobi yang masuk dalam tim tersebut.

Tugas Tim 9 nantinya tidak hanya mendampingi menteri, tetapi juga akan menggali, mengevaluasi, menelusuri soal kendala sepak bola indonesia di negeri ini. Yang akan dievaluasi banyak, mulai dari pembinaan pemain muda, keuangan, fasilitas, manajemen, dan lainnya,” kata Imam di kantor Kemenpora, Jakarta, Jumat (2/1/2015).

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama yang biasa dikenal dengan nama Ahok bersama Wali Kota Bandung Ridwal Kamil juga terlibat dalam Tim 9 ini. “Mereka akan membantu Tim 9 ini secara informal tidak menjadi anggota secara langsung untuk menambah kelengkapan dari tim ini.

Berikut Anggota Tim 9 Sepak Bola Indonesia bentukan kemenpora:

  1. Imam B. Prasojo (sosiolog)
  2. Budiarto Sambazzy (pengamat, wartawan senior)
  3. Ricky Yakobi (mantan pemain nasional)
  4. Gatot S. Dewabroto (Kemenpora)
  5. Nur Hasan (akademisi)
  6. Joko Susilo (mantan Dubes RI untuk Swiss)
  7. Yunus Husein (mantan Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan/PPATK)
  8. Eko Ciptadi (mantan Deputi Pencegahan Komite Pemberantasan Korupsi)
  9. Oegroseno (mantan Wakapolri)

Tim Sembilan ini apabila selesai tugasnya. Bahan yang diberikan Tim Sembilan ini akan di laporan ke Komisi X, ke Presiden dan wakil Presiden serta menteri terkait dan juga FIFA.

Berikut ini 9 rekomendasi Tim Sembilan, yang secara khusus dibentuk untuk Sepak Bola Indonesia atau nasional yang lebih baik dan bermartabat” :

  1. Mendorong Kemenpora menandatangani nota kesepahaman antara Menpora dengan Kapolri. Salah satu tujuannya, mempermudah proses perizinan kegiatan keolahragaan.
  2. Mendorong Kemenpora menandatangani nota kesepahaman antara Menpora dengan Pusat Pelaporan Dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK.)
  3. Mendorong Kemenpora melalui BOPI, untuk bersama-sama Badan Intelkam Mabes Polri, Ditjen Imigrasi serta Ditjen Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja untuk pembentukan one stop service.
  4. Tim Sembilan mendorong Kemenpora memprioritaskan kebutuhan, keberadaan, penyidik pengawai negeri sipil (PPNS) yang perlu dituangkan dalam RUU Sistem Keolahragaan Nasional.
  5. Merekomendasikan kepada Menpora melalui BOPI untuk menunda atau tidak menerbitkan rekomendasi penyelenggaraan kompetisi ISL sampai dipenuhinya persyaratan standar pengelolaan organisasi dan standar penyelenggaraan keolahragaan.
  6. Pemerintah harus mendorong PSSI untuk membuka peluang melalui fit and proper test pada berbagai pihak yang akan memimpin PSSI, seusai statuta FIFA.
  7. Kemenpora harus melakukan monitoring yang intensif terhadap BOPI, mengingat godaan yang sangat tinggi.
  8. Mempertimbangkan untuk menjadikan catatan kritis terhadap regulasi FIFA, AFC, dan PSSI untuk dipedomani secara serius oleh PSSI.
  9. Khusus dugaan pengaturan skor, Tim Sembilan mendorong Kemenpora untuk menindaklanjuti secara objektif karena akan berdampak signifikan bagi profesionalisme pengelolaan Sepak Bola Indonesia seperti yang diatur dalam statuta FIFA.

LEAVE A REPLY