Manna, Bengkulu Selatan; Bengkulu Selatan sore tadi sekira pada pukul 18.50 wib (15/05) digemparkan dengan adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh yang dilakukan tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di rumah kediaman Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud, SH jalan Gerak Alam Kelurahan Kota Medan Kecamatan Kota Manna.

Tim KPK membawa orang nomor satudi Bengkulu Selatan ini bersama 3 orang dekatnya yang salah satunya adalah isteri muda dari Bupati Bengkulu Selatan. Keempat dibawa oleh Tim KPK dengan menggunakan mobil toyota Avanza dan Kijang Inova yang berplat hitam.
Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Rudy Purnomo, S.IK membenarkan adanya Tim KPK yang melakukan OTT tersebut.

“Informasinya memang begitu, Tim KPK langsung membawa mereka ke Polda Bengkulu. Sehingga belum diketahui secara pasti dan kini masih mencari informasi lebih lanjut,”ujar Kapolres.

Pantauan di lapangan, petugas KPK tanpa rompi resmi berwarna cream yang biasa digunakan, memasuki halaman kediaman Bupati menggunakan dua unit mobil. Mereka melakukan pengeledahan di rumah Bupati dengan kawalan empat Anggota Brimob.
Tiba di rumah Dirwan, Tim KPK langsung masuk ke dalam rumah dan melakukan pemeriksaan. Informasi yang diterima, dalam pengeledahan, Tim KPK menemukan beberapa kantong plastik yang diduga berisi uang.

Setelah hampir satu jam melalukan pengeledahan. Rombongan KPK langsung membawa Dirwan bersama ke tiga orang lainnya dan langsung pergi ke arah Desa Pagar Dewa dan menuju Kota Bengkulu.

Beredar informasi, TIM KPK temukan uang yang diperkirakan berjumlah hingga Rp.500 juta, namun hingga berita ini dirilis belum diketahui secara pasti nominal yang ditemukan oleh TIM KPK tersebut, karena belum ada penjelasan secara resmi dari pihak KPK.

Untuk proses lebih lanjut, TIM KPK mebawa Bupati bersama 3 orang dekatnya ke Mapolda Bengkulu. Dari informasi yang dirilis oleh beberapa media, bahwa 3 orang dekat Bupati yang dibawa adalah istri muda Bupati berinisial HE, asisten rumah tangga berinisial WA dan salah seorang kader Partai Politik Perindo berinisial YU.

Informasi beredar, total uang yang berhasil ditemukan KPK mencapai Rp 500 juta. Namun sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KPK. Apalagi, Bupati bersama tiga orang lainnya langsung dibawa ke Mapolda Bengkulu untuk proses lebih lanjut.
Masih dari pantauan Rasel, turut serta diangkut oleh Tim KPK, dua orang perempuan yang satu di antaranya adalah istri muda Bupati, berinisial He. Sedangkan satu lainnya adalah seorang asisten rumah tangga berinisial Wa. Sementara satu orang dekat lainnya disebutkan sebagai kader Parpol Perindo berinisial Yu.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak-pihak yang mau memberikan keterangan secara resmi terkait adanya OTT terhadap Bupati Bengkulu Selatan berserta tiga orang dekatnya tersebut.(SAR)