Bengkulu Selatan, Bengkulu; Warga Desa Manggul Kecamatan Manna sudah mulai resah. Pasalnya tower celluler milik salah satu perusahaan yang terpasang di desa setempat sudah meresahkan warga dan menimbulkan sentrum. Akibatnya warga yang tinggal diradius 100 meter tersebut panik karena tower tersebut sudah dianggap bermasalah.

Salah seorang warga setempat Nasamudin (40), kemarin (9/8) mengatakan, saat hujan turun tower tersebut menimbulkan sentruman. Karena ia sudah disentrum listrik akibat tower. Tower dan rumahnya hanya berjarak beberapa meter saja. Saat ada petir dan hujan turun alat elektronik dirumahnya terbakar.
“Ia saat ada petir diserta hujan turun peralatan elektronik terbakar dan saya sendiri sudah tersengat listrik. Begitupun lantai rumah tidak bisa diinjak kalau tidak beralas kaki. Karena akan menyentrum ,”katanya.

Dikatakannya, dirumah saudaranya Darmawan (50) juga saat hujan turun listrik dirumahnya pernah menimbulkan api dan menyetrum. Sentruman berasal dari listrik akibat diduga tower yang berada didekat rumahnya bermasalah.
“Pas lagi ngecas henpone tiba-tiba ada api yang menyambar dan menyentrum. Waktu itu saat hujan turun. Kami himbau pada pemilik tower agar dapat memeriksa tower tersebut. Agar warga didesa setempat tidak lagi menimbulkan cemas kalau masalahnya sudah diatasi,”pungkasnya.

Sementara anggota komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) BS Drs Gunadi Yunir,MM mengatakan, keluhan warga tentang tower yang dianggap bermasalah sudah sejak lama. Hal tersebut sudah disampaikankan ke dewan. Namun dari pihak perusahaan yang memiliki tower belum memperbaiki tower.
“Mungkin karena tower tersebut tidak ada anti petir sehingga menimbulkan sentrum saat hujan turun. Ataupun juga ada kerusakan. Kami himbau pada pemilik tower agar kiranya dapat meninjau lokasi dan melakukan perbaikan. Sehingga warga setempat tidak lagi resah akan tower,”ujar Gunadi. (SAR)