Manna, Bengkulu; Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Bengkulu Selatan kasi Penagihan Pajak Iskandar Syah,SH mulai geram terhadap pelaku obyek pajak dari tower dan reklame karena mengalami tunggakan pajak tahun 2015 yang sangat besar dan hingga saat ini (11/06/16). Hal ini disampaikan Iskandar kepada awak media di ruang kerjanya.
“ Kami minta kepada pihak obyek pajak dari tower dan reklame yang kami segel kiranya dapat segera menyelesaikan tunggakan pajak sesuai yang diamanatkan oleh Perda No 01 tahun 2011 tentang Pajak Daerah pasal 75 berbunyi apabila jumlah pajak yang harus dibayar dalam jangka waktu dua kali dua puluh empat jam sesudah tanggal pemberitahuan surat paksaan pejabat yang ditinjau segera menerbitkan surat perintah melaksanakan penyitaan,” terang Iskandar.
Ditambahkan Iskandar “untuk tunggakan pajak tower (retrebusi menara) tahun 2015 dari Tower Bersama Group (TBG) sebanyak 7 titik sebesar Rp 21,9 juta dan tunggakan pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2015 sebesar Rp.1,8 juta. Protelindo tower sebanyak 7 titik tunggakan tahun 2015 sebesar Rp.7,1 juta dan tunggakan PBB tahun 2015 sebesar Rp.900 ribu. Daya Mitra tower sebanyak 2 titik tunggakan tahun 2015 sebesar Rp.8,6 juta dan tunggakan PBB tahun 2015 Rp.900 ribu. Solusi Tunas Pratama (STP) sebanyak 2 titik tunggakan tahun 2015 sebesar Rp.5,7 juta dan tunggakan PBB tahun 2015 sebear Rp.700 ribu. Indosat tower sebanyak 5 titik tunggakan tahun 2015 sebesar Rp.13,1 juta. Dan XL sebanyak 2 titik tunggakan sebesar Rp.4,9 juta.
Sementara dari reklame Dunlop sebanyak 3 titik sebesar Rp 2 juta, Advan sebanyak 5 titik sebesar Rp 4 juta. Evercoss sebanyak 4 titik sebesar Rp.4 juta. Lady Ross 2 titik sebesar Rp.3 juta. Disisi lain target Pendapatan Asli daerah (PAD) untuk tahun 2016 dari reklame ditargetkan Rp.134 juta dan dari Retrebusi Tower ditargetkan sebesar Rp.304 juta,”tutup Iskandar.(SAR)