Manna, Bengkulu Selatan; Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Bengkulu Selatan meberikan peringatan terhadap Kepala Desa agar kiranya dapat segera melunasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) yang masih tertunggak.

“Bagi Desa yang sama sekali belum melunasi PBB akan segera diberikan surat teguran ataupun peringatan,”Ujar Sapuan Yunir, melalui Kabid Pendapatan, Devi Fahlevi, ST (29/12).

PBB hingga tanggal 29 Desember 2016 yang lalu baru mencapai 80,09 % atau sebesar Rp.746 Juta dari keteapan Rp.932 Juta, sehingga masih kekurangan untuk Setoran PBB Rp.186 Juta lagi.

Dijelaskan David Pahlevi, realisasi untuk Kecamatan, yaitu Kecamatan Manna hingga 29 Desember 2016 yaitu 96,15%, Kecamatan Bunga Mas 100 %, Kota Manna 63,89 %, Pasar Manna 66,77 %, Seginim 97,35 %, Kedurang 100 %, Kedurang Ilir 99,1 %, Pino 100 %, Ulu Manna 100 %, dan Pino Raya 80,09 %.

“Untuk Kecamatan yang belum mencapai 100 % setoran PBB harap segera untuk melunasi,”kata Devi.

Ditambahkan Devi, dari total 142 Desa yang ada di Bengkulu Selatan, beberapa Desa yang masih sangat minim dalam pendapatan melalui PBB diantaranya Desa Selali Kecamatan Pino Raya dari target ketetapan Rp.11 Juta baru terealisasi Rp.1,4 Juta, Desa Tungkal II Kecamatan Pino Raya baru terealisasi Rp.2,4 Juta dari ketetapan Rp.5,2 Juta, Desa Padang Beriang Kecamatan Pino Raya dengan keteapan Rp.7,4 Juta baru menyetorkan PBB sebesar Rp.1,6 Juta dan Desa Ke,bang Seri daro nilai ketetapan Rp.4,3 Juta bari setorkan PBB sebesar Rp.325 Ribu.

“Karena Pemerintahan Desanya bermasalah hingga tagihan PBB nya tidak efektif. Sehingga DPPKAD Bengkulu Selatan akan menyurati Desa-Desa yang belum mencapai 100 % agar diketahui apa yang menjadi kendala hingga terjadinya tunggakan,”terang Devi.(SAR)