Bengkulu Selatan, Bengkulu; Banyak Desa yang bermasalah ketika menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD) ataupun Dana Desa (DD). Berbeda dengan Desa Ulak Lebar Kecamatan Pino Kabupaten Bengkulu Selatan yang dipimpin Herry Gunawan dan dibantu Sekretaris Desa Heldi dan Kepala Urusan (Kaur) Keuangan Iksan Suseno. ADD yang diterima sebesar Rp.265.625.000,- untuk tahap I dan DD Rp.300.412.800,-

Dana yang dikucurkan Pemerintah tersebut digunakan untuk pembuatan lampu jalan sebanyak 200 titik yang menelan dana hingga Rp.50.000.000,- dan DD untuk pembangunan gedung Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) 1 unit dengan 3 lokal sebesar Rp.122.250.750,-, pembangunan siring pasang sepanjang 1.205 meter menghabiskan dana sebesar Rp.349.439.000,- dan pembuatan jalan rabat beton sepanjang 240 meter menggunakan dana sebesar Rp.112.239.000,-. Hal ini di ungkapkan Kepala Desa Ulak Lebar Herry Gunawan melalui Sekretaris Desa (Sekdes) Heldi didampingi Kaur Keuangan Iksan Suseno di Kantor Desa Ulak Lebar ketika dijumpai awak media.

“Pembangunan di Desa Ulak Lebar yang menggunakan ADD dan DD sesuai dengan kehendak masyarakat melalui usulan pada saat rapat Desa yang lalu.Hingga kami menerapkan sistem dari masyarakat, oleh masyarakat dan untuk masyarakat,”ujar Heldi.

Data terhimpun pengerjaan pembangunan di Desa Ulak Lebar yang menggunakan ADD tahap I sudah 100 % di kerjakan, sementara pembangunan dengan menggunakan DD untuk pembangunan MDA baru 65 % dikerjakan, Jalan rabat Beton tinggal pembuatan siring cacing dan bahu jalan yang belum terselesaikan, dan untuk pembuatan siring pasang sudah 100% diselesaikan.

“Seluruh pembangunan sudah hampir selesai hanya saja untuk MDA baru 65 % yang dikerjakan, dan pembuatan siring cacing serta bahu jalan pada pembanngunan Jalan Rabat Beton yang belum dikerjakan. Karena dananya sudah habis, akan dikerjakan kembali pada saat DD tahap berikutnya cair,”jelas Heldi.

Desa Ulak Lebar dengan 436 kepala keluarga (kk) terdiri dari 382 rumah. Untuk membangun Desa perlu adanya keterbukaan antara warga dengan Perangkat Desa guna untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,”ujar Kades Herry Gunawan ketika dihubungi via telpon.

“Seluruh kegiatan saat ini alhamdulillah bisa diselesaikan tepat waktu dan tidak menimbulkan polemik ataupun gejolak ada dusta diantara kita. Dan ADD tahap II pun telah di cairkan sebesar Rp.117.000.000,-, sementara DD sebesar Rp.264.000.000,- hingga saat ini belum ada petunjuk untuk pencairan,”demikian Kades.(SAR)