Manna, Bengkulu Selatan; Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, SE, MM melakukan kunjungan ke RSUD HD untuk mengetahui sebatas mana ketersediaan obat-obatan di RSUD HD terutama untuk apotek BPJS yang seringkali didapati terjadinya kekosongan obat-obatan.

Pemantauan langsung dari Wabup Gusnan Mulyadi menyimpulkan bahwa perlu adanya peningkatan pelayanan dan kerja ekstra Direktur RSUD HD untuk menciptakan pelayanan prima di RSUD HD.

“Direktur dan jajaran RSUD HD harus kerja ekstra guna melayani masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan,”kata Gusnan.

Dilanjutkan Gusnan, ketika melakukan pemantuan ruangan apotek, dan gudang obat-obatan, Gusnan mengatakan, managemen RSUD HD harus lebih teliti dan waspada agar jangan sampai terjadi kekosongan obat-obatan.

“Obat-obatan di RSUD HD jangan sampai kosong, dan setiap hari harus dilakukan crosschek terhadap stok obat. Untuk kedepannya gunakan sistem yang lebih efektif lagi agar mempermudah ketika melakukan pengecekan,’papar Gusnan.

Peninjauan apotek BPJS Wabup Bengkulu Selatan didampingi Direktur RSUD HD. Direktur RSUD HD dalam jumpa pers nya mengatakan, saat ini masih terus melakukan upaya terbak untuk mengantisipasi segala hal yang dapat merusak citra pelayan prima di RSUD HD.

“Pelayanan kesehatan bagi masyarakat harus lebih diutamakan. Obat-obatan tentu tidak boleh kosong walaupun dalam keadaan “sulit”,ujar Direktur RSUD HD yang lebih akrab dipanggil dr.Ade.

Ditambahkannya, RSUD HD dengan pelayan yang saat ini memang masih perlu untuk ditingkatkan agar citra pelayanan prima terwujud. Mulai dari managemen yang harus ekstra teliti dan hati-hati, apalagi dari tingkat kedisiplinan kerja, kenyamanan dan kemanan bagi keluarga pasien dan pembesuk pun harus ditingkatkan walaupun dengan kondisi yang terkadang sulit.

“Dari semua sisi pelayanan di RSUD HD ini memang harus lebih ditingkatkan, ketelitian dan kewaspadaan dalam melayani pasien itu lebih diutamakan,”demikian dr.Ade.(SAR)