Manna, Bengkulu; Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) beserta tiga orang kurator asing mendatangi kantor Bupati Bengkulu Selatan. Zenzi Suhadi yang menjabat sebagai Manager Kampanye Hutan Nasional didampingi Beni Ardiansyah ketua WALHI Bengkulu dan Martin Direktur Yayasan Ulayat serta tiga orang kurator asing bernama Mr.Frank (Amerika), Shofie (Jerman), Christina (jerman). Kedatangan rombongan WALHI ini disambut baik oleh Bupati Bengkulu Selatan H.Dirwan Mahmud,SH.
Walhi nasional ini akan berkunjung ke desa Lubuk Langkap Kecamatan Air Nipis,” Kami akan meninjau desa Lubuk Langkap dan memberikan pengarahan kepada masyarakat bagai mana tatcara pengelolahan lingkungan agar tidak rusak dan perekonomian masyarakat meningkat,” ujar Zenzi.

walhi
Ditambahkan Zenzi,”Walhi memperioritaskan penyelamatan lingkungan untuk perekonomian masyarakat, seperti halnya daerah seginim ini sebagai penyuplai pangan di provinsi Bengkulu”.
Walhi memiliki tiga skema yang akan diterapakan pada masyarakat yaitu Hutan desa, Hutan Masyarakat, dan hutan tanaman rakyat (HTR). Sementara tiga orang kurator dari museum sejarah alam yang fokus pada Biodeversitas untuk keragaman hayati indonesia dan hubungan ekonomi terhadap hayati.(SAR)