Bengkulu Selatan, Bengkulu; Warga kembali datangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Selatan (BS). Kedatangan mereka menuntut Kepala Desa (Kades) Padang Serasan, Pino Raya Sh yang sudah mendapat sanski dari Bupati BS H Dirwan Mahmud, SH agar berhenti total secara administrasi.
Empat warga yakni Saripuan (45), Mardin (35), Wawan (30) dan Samsul (43). Kedatangan mereka langsung diterima dan ditanggapi oleh Ketua DPRD BS Yevri sudianto, bertempat diruang kerjanya.
Ketua DPRD BS Yevri Sudianto mengatakan, ia menerima apa yang menjadi keluhan warga dan tujuan mereka. Karena mereka menanyakan bahwa Kades yang sudah menerima sanksi dari Bupati BS bukan hanya berhenti sementara. Melainkan berhenti berhenti secara administrasi. Intinya mereka tidak ingin lagi Kades Sh memipin desanya dan tidak lagi melayani kepentingan warga setempat.

“Kami dari kelembagaan ini menerima apa yang menjadi keluhan warga. Namun penyampaian bukan hanya sekedar lisan saja. Namun disampaikan secara tertulis agar dapat dipertanggung jawabkan ,”ujar Yevri.

Sementara perwakilan warga yakni Saripuan mengatakan, bahwa hampir seratus persen warga setempat tidak mau lagi dipimpin oleh Kades tersebut. Namun hingga saat ini Kades masih melayani kepentingan warga secara administrasi. Seharusnya apa yang menjadi sanksi yang diberikan Bupati BS belum lama ini menjadi panduan Kades berhenti secara total. Dengan kata lain sang Kades tersebut tidak boleh lagi menjalankan roda pemerintahan didesanya.
“Ia perbuatan Kades sudah terbukti dan menyalahi aturan. Karena dari inspektorat melakukan cek lapangan dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) bahwa Kades sudah terbukti bersalah. Dan Kades membenarkan kesalahannya. Namun kenapa masih saja ia menjalankan tugas didesanya itu menjadi pertanyaan warga. Dan kami berharap agar sang Kades benar-benar berhentih. Karena sudah 400 warga tidak sesuai dengan pemerintahannya. Kedatangan kami ke dewan agar apa yang menjadi tujuan dapat diselesaikan sesuai harapan,”jelas Saripuan.
Sekedar mengingatkan, berapa bulan yang lalu bahwa Kades Sh sudah berselingkuh dengan Wi istri orang lain. Perempuan tersebut masih warga desanya. Saat sedang berselingkuh tertangkap tangan dengan orang tua perempuan dan suaminya. Bertempat di dekat Pantai, Pino Raya. Dan orangtuanya berhasil mengamankan barang bukti (BB) kunci sepeda motor dan alas duduk berupa daun sawit. (SAR)