Manna, Bengkulu; Warga dari 2 desa di Kecamatan Manna kembali mendatangi Kantor Bupati BS. Mereka merupakan perangkat Desa Gunung Sakti, Kecamatan Manna yang dipecat kades dan peserta seleksi sekdes yang merasa pemilihan sekdes di Desa Jeranglah Rendah, Kecamatan Manna diwarnai kecurangan.

Kedatangan mereka untuk menemui Bupati bermaksud melaporkan camat. Mantan perangkat desa yaitu Aryanto, Demian Suryadi menghadap Bupati hendak melaporkan camat yang menolak menjalankan instruksi Bupati agar perangkat desa yang diberhentikan kades bisa diangkat kembali.

Sedangkan Kabrin dan rekannya bermaksud menghadap Bupati untuk menanyakan kebenaran tentang instruksi Bupati kepada camat, untuk memeriksa mereka yang melaporkan dugaan kecurangan seleksi sekdes.
“Ada instruksi dari Bupati tanggal 29 Mei lalu, dan Wabup 11 April lalu kepada camat, supaya kami tiga orang perangkat Desa Gunung Sakti yang diberhentikan oleh kades April 2015 lalu agar dapat diangkat kembali sebagai perangkat desa,” beber Aryanto ditemui saat sedang antre menunggu giliran bertamu dengan Bupati.

Instruksi yang dibuat secara tertulis oleh Bupati dan Wabup, sambung Aryanto sudah pernah mereka tunjukkan kepada camat. Hanya saja camat menolak, dengan alasan camat tetap berpedoman terhadap hasil pemeriksaan Inspektorat. Padahal Instruksi Bupati lebih tinggi dari keputusan Inspektorat.
“Saya pernah mengeluarkan NA untuk orang menikah, dan itu dianggap sebagai kesalahan saya. Padahal saya mengeluarkan NA tersebut bukan mengambil alih tugas kades tapi karena saat itu kondisinya mendesak, sehingga saya buat atas nama pejabat,” jelas Aryanto.
Sedangkan 2 rekannya Demian Suryadi dan Iksan, lanjut Aryanto, alasan pemecatan mereka karena umur. Padahal mereka bukan perangkat baru yang diangkat sehingga meskipun umur mereka di atas 42 tahun masih bisa menjabat sebagai perangkat desa. “Perangkat desa yang umurnya di atas 42 juga masih banyak. Kalau mereka diberhentikan juga, tentu saya tidak akan mempermasalahkan pemberhentian saya. Pemberhentian kita tanpa alasan yang jelas,” ungkap Demian.(SAR)