Manna, Bengkulu Selatan; Tingginya angka kemiskinan di Bengkulu Selatan yang mencapai 21,91 % dari total penduduk 170 ribu jiwa atau dengan kata lain sebanyak 33 ribu jiwa masyarakat Bengkulu Selatan yang hidup dibawah garis kemiskinan. Hal ini disampaikan Asisten I Bupati Bengkulu Selatan Supran, SH, MH.

“Bengkulu Selatan mendapat predikat urutan ke II (dua) se Provinsi Bengkulu untuk daerah yang memiliki warga termiskin dengan jumlah mencapai 33 ribu jiwa atau 21,91 %,”ujar Supran ketika memimpin pertemuan dengan perwakilan perusahaan swasta dan badan usaha diruang rapat kantor Bupati Bengkulu Selatan.

Menurutnya, tingginya angka kemiskinan di BS tersebut, lantaran sempitnya peluang kerja. Sedangkan mereka yang ingin membuka usaha, namun mereka tidak punya modal dan keahlian. Oleh karena itu, pemda BS akan mengggandeng para pengusaha dan orang kaya di BS peduli terhadap warga yang kurung beruntung di bidang ekonomi tersebut.

“Untuk menekan angka kemiskinan di BS, kami gandeng pihak pengusaha agar peduli pada warga miskin,” ujarnya.

Dilanjutkan Supran, untuk mengentaskan kemiskinan di BS, pihak pengusaha dan orang-orang kaya di BS diharapkan peran sertanya dalam membantu orang miskin dengan memberikan bantuan modal ataupun pelatihan keterampilan. Sehingga mereka bisa bekarya dan perekonomian mereka bisa bangkit dari kemiskinan.

“Kami minta pihak pengusaha dapat mengulurkan tangan dengan membantu warga miskin agar mereka lepas dari kemiskinan,” harap Supran.

Dr.Andanu pimpinan klinik Asy-syifa mengaku siap bekerja sama dengan Pemda BS dalam hal pengentasan kemiskinan di BS. Dan Andanu juga mengatakan bahwa selama ini dirinya telah peduli terhadap masyarakat Bengkulu Selatan yang hidup dalam kemiskinan dengan memberikan modal bantuan berupa barang yang disesuaikan dengan skilnya.

“Sebagai contoh, kami telah memberikan bantuan mesin jahit untuk penjahit pakaian, meberikan sepeda kepada para penjual koran keliling yang berjalan kaki,”kata Andanu.

Dr.Andanu sebagai pemilik klinik ASY-SYIFA bersama-sama perusahaan lain yang hadir dalam rapat tersebut seperti Bank Bengkulu, BRI, PT.SBS, PT.BSL, PT.Jathropa dan beberapa perusaan lain, menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dengan Pemkab BS.(SAR)