Bengkulu Selatan, Bengkulu; Askan (50) warga desa Tanjung Aur Kecamatan Bunga Mas Kabupaten Bengkulu Selatan tewas akibat menjala ikan di air Kedurang. Korban ditemukan warga di muara dekat dusun Tanjung Mulya desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas. Korban di temukan Minggu malam (10/7) pukul 20.20 WIB oleh warga setempat, dengan posisi tubuh korban terlentang, mengalami luka lecet dibagian kepala dan tangan. Diduga korban tewas terseret oleh arus air Kedurang.
Informasi yang terhimpun, korban sebelumnya pergi mencari ikan pukul 09.00 WIB (10/7) pagi di sungai air Kedurang dengan menggunakan jala sebagai alat tangkap. Setelah melakukan pencarian dan mendapatkan ikan, korban pulang ke rumah mengantarkan ikan hasil tangkapan tersebut dan selanjutnya kembali mencari ikan.
Pada saat hari mulai menjelang maghrib korban tidak kujung pulang ke rumah bahkan keluarga korban pun sudah mulai gelisah terhadap korban yang tidak pulang-pulang. Akhirnya keluarga korban melakukan pencarian disekitar area tempat korban mencari ikan dengan dibantu oleh Tagana, namun belum juga mendapatkan hasil.
Setelah melakukan penyesiran di sungai air Kedurang akhirnya korban di temukan di muara pantai dekat dusun Tanjung Mulya desa Padang Jawi Kecamatan Bunga Mas dalam posisi terlentang dan tidak bernyawa lagi, dengan luka lecet di bagian kening, tangan dan kaki.
Korban di temukan warga sekitar pukul 20.20 WIB Minggu (10/7) malam. Diduga tewas akibat terseret arus air sungai Kedurang. Namun sangat disayangkan saat korban ditemukan warga, mobil BPBD ketika dihubungi susah untuk datang ke tempat korban ditemukan. Dan akhirnya korban dibawa menggunakan mobil warga setempat untuk menuju rumah korban. Saat ini korban sudah di makamkan pada hari Senin (11/7) di TPU tidak jauh dengan rumah korban berada,’’ujar Sudirman (42) warga Desa Tanjung Aur.
“Korban ditemukan tewas sekitar pukul 20.20 WIB Minggu malam(10/7) oleh warga yang melakukan pencarian, dugaan sementara korban tewas terseret arus sungai air Kedurang di muara pantai dekat dusun Tanjung Mulya Kecamatan Bunga Mas. Proses pengangkatan jasad korban dari tempat ditemukan sempat mengalami kesulitan, lantaran mobil BPBD lambat datang dan akhirnya korban di bawa menggunakan mobil warga setempat. Keterlambatan mobil BPBD diakibatkan mobil tersebut di gunakan untuk pribadi,’’ujar Sudirman.
Sementara itu, Kepala BPBD Ir. Ahmad Nizar membenarkan ada salahsatu warga desa Tanjung Aur Kecamatan Bunga Mas yakni Askan (50) tewas yang diduga akibat terseret arus saat mencari ikan dengan menggunakan jala. Korban di temukan di muara pantai dusun Tanjung Mulya Kecamatan Bunga Mas. Upaya yang dilakukan yaitu dengan menolong membawah korban ke rumah duka. Saat ini korban sudah dimakamkan di TPU tidak jauh dari rumah korban pada hari Senin (11/7) kemarin,’’pungkas Ir.Ahmad Nizar.(SAR/DC)