Manna, Bengkulu Selatan; Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tahap I, dengan rincian 50 unit yang bersumber dari dana APBD Bengkulu Selatan Tahun anggaran 2016, 396 unit bersumber dari dana APBN tahun anggaran 2016.

Edwin Permana, ST, MT Kabid Cipta Karya Dinas PU Bengkulu Selatan beberapa waktu yanag lalu mengatakan bahwa untuk tahap I dana BSPS sudah tersalurkan, dengan rincian 50 unit dari APBD BS untuk warga Kecamatan Kota Manna dan Kecamatan Pasar Manna, 122 unit untuk Desa Kembang Seri Kecamatan Pino Raya, 50 Unit untuk Desa Palak Siring Kecamatan Kedurang dan 84 unit untuk Desa Pagar Gading Kecamatan Pino Raya.

Sementara bila dihitung total untuk BSPS yang bersumber dari APBN baru 296 yang terealisasi, dengan kata lain masih menyisahkan 100 unit untuk BSPS dari dana APBN tahun 2016.

Dengan tersalurnya program BSPS untuk tahap I dari dana APBN, mebuat warga Desa Kembang Seri Kecamatan Pino Raya merasa kecewa terhadap material kayu yang mereka terima.

Sehingga dua orang perwakilan dari 28 warga Desa Kembang Seri Kecamatan Pino Raya sekitar pukul 12.30 WIB siang, Rabu (5/10/2016) datang melaporkan keluhan mereka kepada wakil rakyat diparlemen dan langsung menemui Ketua DPRD Bengkulu Selatan (BS) Yevri Sudianto.

Kedua warga desa Kembang Seri tersebut yakni Indri Suhanto dan Jumantak. Perwakilan dari 28 warga desa Kembang Seri langsung menghadap dan ketemu dengan Ketua DPRD BS Yevri Sudianto. Mereka menyampaikan kalau material bahan bangunan yang mereka terima tidak layak untuk dipakai atau digunakan untuk membangun rumah.

Ketua DPRD BS Yevri Sudianto, dikonfirmasi usai pertemuan dengan dua orang perwakilan warga desa Kembang Seri tersebut mengatakan, selain material yang di terima tersebut tidak layak pakai, mereka juga melaporkan kalau barang-barang material yang mereka terima tersebut bukan warga penerima yang membelikan atau membelanjakannya.

“Dari pengakuan warga penerima bantuan, mereka hanya menerima barang bukan berupa uang. Padahal menurut mereka, uang bantuan sebesar Rp 15 juta per-penerima bantuan tersebut masuk kerekening penerima masing-masing,” terang Yevri.

Ketua DPRD BS berjanji, akan segera memanggil pejabat teknis terkait dalam hal ini Bidang Cipta Karya yang menangani bantuan bedah rumah dalam program BSPS ini.

“Terkait sola laporan warga ini akan segera kami tindak lanjuti. Saya akan segera merekomendasikan kepada Komisi III untuk segera memanggil Kabid Cipta Karya Dinas PU Bengkulu Selatan untuk dimintai penjelasannya terkait laporan warga ini,” tegas Yevri.(SAR)