Manna, Bengkulu Selatan; Setelah lama menginduk ke Desa Karang Cayo Kecamatan Pino Raya, warga transmigrasi di Desa Karang Cayo meminta kepa da Bupati Bengkulu Selatan untuk dapat memekarkan Trans Karang Cayo Menjadi Desa.

Ketua Presidium Pemekaran Trans Karang Cayo, Suwondo bersama rekannya mendatangi Kantor Bupati Bengkulu Selatan (3/11) dengan maksud ingin bertemu Bupati.

“Kami ingin bertemu langsung dengan Pak Bupati untuk menyampaikan usulan pemekaran Transmigrasi Karang Cayo menjadi Desa. Proposal usulan sudah kami sampaikan dengan staf Bupati,”ujar Suwondo.

Menurut Suwondo, usulan itu disampaikan mengingat jumlah warga di Transmigrasi Karang Cayo sudah padat mencapai angka 1.206 jiwa atau sudah 311 kepala keluarga. Dalam lokasi trans tersebut, sudah ada fasilitas umum seperti balai desa, puskesmas pembantu, sekolah PAUD, SD dan SMP juga sudah ada masjid. Sehingga dengan adanya pemekaran tersebut, pengelolaan administrasi desa lebih mudah.

Kemudian pertimbangan lainnya, selama ini warga transmigrasi harus menempuh perjalanan cukup jauh ketika hendak mengurus sesuatu di Kantor Desa Karang Cayo, karena jaraknya dengan desa induk sejauh 6,5 km.

“Kalau kami mau ke kantor desa harus ke desa induk yang jaraknya 6,5 km, sehingga butuh waktu dan biaya yang banyak,” kata Suwondo.

Terkait Proposal usulan Presidium Pemekaran Trans karang Cayo, Kabag Administrasi Pemerintahan Sekretariat Pemda BS, Drs Edie Hartawan MSi mengatakan, usulan pemekaran tersebut akan dipelajarinya. Pasalnya usulan pemekaran desa yang masuk Bagian Administrasi Pemerintahan cukup banyak, diantaranya Desa Keban Agung 3 Kedurang, Desa Pagar Dewa, Desa Pino Baru, Air Nipis dan saat ini Desa Karang Cayo, Pino Raya.

“Kami akan pelajari dulu untuk pemekaran trans karang cayo, usulan mereka sudah kami terima dan akan kami kaji lebih lanjut, karena usulan pemekaran Desa ini sudah banyak masuk dengan kami,”terang Edie.(SAR)

incoming search terms:

  • kata-kata bijak untuk pemekaran desa kepada pak bupati